[Kabar] Intelektual Muslimah Lampung Menawarkan Islam Kafah untuk Menangkal Krisis Moral Global

[Kabar] Intelektual Muslimah Lampung Menawarkan Islam Kafah untuk Menangkal Krisis Moral Global

Muslimah News, LENSA DAERAH — Fenomena L687 dan krisis moral mendapat sorotan para tokoh intelektual muslimah Provinsi Lampung dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Menangkal Bahaya L687 dan Krisis Moral Global, Peran Muslimah Intelektual Menawarkan Solusi Islam Kafah”, Ahad (14-9-2025) di Bandar Lampung.

Agenda Tersembunyi

Akademisi Meinilwita Yulia, S.T.P., M.Agr.Sc. selaku narasumber pertama memaparkan bahwa terdapat agenda tersembunyi di balik maraknya fenomena L687 di Indonesia. Ia menjelaskan adanya proyek Being L687 in Asia, sebuah inisiatif yang didukung oleh lembaga besar, seperti USAID dan UNDP sebagai mitra pendanaan utama.

“Proyek L687 ini disebarkan secara sistematis sebagai bentuk taktik perang modern dari negara-negara Barat untuk menguasai bangsa lain tanpa pasukan militer, melainkan melalui dominasi budaya dan perang pemikiran,” ungkapnya.

Bahkan, ujarnya, isu HAM pun dijadikan narasi untuk memperjuangkan hak-hak L687 di Asia. ”Akibatnya, terlihat pergeseran sikap negara-negara, khususnya di Asia Tenggara, yang mulai menunjukkan keberpihakan kepada kaum L687,” jelasnya.

Ia pun membeberkan fakta bahwa saat ini Indonesia menempati peringkat kelima populasi L687 terbesar di dunia. Tidak heran, lanjutnya, kampanye L687 tumbuh subur yang ditandai dengan ditemukannya grup Facebook gay, penggerebekan pesta gay, hingga viralnya pernikahan sesama jenis.

“Kampanye L687 secara terang-terangan ini tidak lepas dari konsep liberalisme, yaitu kebebasan dalam bertingkah laku, termasuk bebas mengekspresikan jenis kelamin. Ditambah propaganda HAM dalam sistem demokrasi. Hal ini membuat manusia merasa boleh berbuat apa saja selama tidak merugikan orang lain,” terangnya.

Dengan berbagai fakta tersebut, ia berharap, generasi muda sebagai agent of change dapat lebih waspada, membentengi diri dalam pergaulan, sekaligus menyebarkan kesadaran tentang bahaya agenda L687 kepada masyarakat.

Haram

Pemaparan selanjutnya, akademisi Dr. Rakhmawati, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa L687 adalah aktivitas seksual yang diharamkan dalam Islam dan mesti mendapatkan sanksi di dunia maupun akhirat.

Ini terjadi, sambungnya, karena penolakan terhadap kodrat dari Sang Pencipta. “Jika dibiarkan, L687 dapat menular sehingga diperlukan benteng diri dan petunjuk agar manusia tidak terjerumus,” tegasnya.

Untuk itu, ia mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam membentuk karakter anak agar dapat mengenal jati dirinya, salah satunya dengan memberikan pendidikan seksual islami sejak dini.

“Islam adalah agama preventif yang memiliki larangan dan sanksi tegas kepada pelaku L687 sehingga bisa membuat jera. Namun, kesempurnaan Islam dalam mencegah L687 membutuhkan peran negara sebagai penerap hukum Islam secara sistemis,” ujarnya.

Oleh karenanya, ia menekankan, intelektual muslimah dapat berperan di tengah masyarakat sebagai penyuluh dan pengemban dakwah. “Kasus maraknya L687 hanya dapat dicegah jika seluruh individu dan masyarakat menerapkan Islam secara kafah,” tandasnya.

Para peserta pun sepakat bahwa umat Islam, khususnya generasi muda, sedang dijajah secara pemikiran sehingga perlu solusi tuntas untuk mencegah fenomena L687 ini, yakni melalui penerapan Islam secara kafah. [MNews/Kontributor daerah: USN/Bdl]

Share

One thought on “[Kabar] Intelektual Muslimah Lampung Menawarkan Islam Kafah untuk Menangkal Krisis Moral Global”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *