[Kabar] Semangat Dakwah Mubaligah Kalsel Mengikuti LMM, Menembus Dingin dan Medan Terjal

[Kabar] Semangat Dakwah Mubaligah Kalsel Mengikuti LMM, Menembus Dingin dan Medan Terjal

Muslimah News, LENSA DAERAH — Puluhan mubaligah dari berbagai wilayah Kalimantan Selatan berkumpul dalam acara Liqa Muharam Mubaligah (LMM), Ahad (13-7-2025), bertema “Saatnya Mubaligah Berjuang Menegakkan Islam Kafah”. Acara ini menjadi ajang konsolidasi dan penguatan peran dakwah perempuan dalam menyampaikan ajaran Islam secara menyeluruh di tengah masyarakat.

Meskipun dilaksanakan di pagi hari, antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Beberapa mubaligah bahkan menempuh perjalanan jauh dan penuh tantangan demi menghadiri acara ini.

Salah satu peserta yang menyita perhatian adalah Hj. Faridah (63), mubaligah asal Hulu Sungai Selatan yang tetap semangat mengikuti kegiatan ini meski kondisi fisiknya sudah terbatas. Ia berangkat sejak pukul 03.30 WITA saat udara masih sangat dingin dengan menempuh perjalanan sejauh 135 kilometer atau sekitar 4 jam dari tempat tinggalnya menuju lokasi acara.

“Saya sangat antusias diundang ke acara ini. Saya ingin berbagi dengan para mubaligah lain tentang pentingnya mendakwahkan Islam kafah di tengah masyarakat dan saya ingin lebih berani dalam menyampaikan ajaran Islam secara utuh,” ungkapnya.

Kisah serupa datang dari Ibu Muryani, seorang dai penyuluh yang berasal dari wilayah pegunungan. Ia juga harus menempuh perjalanan sekitar 4 jam sejauh 135 kilometer dengan medan yang cukup berat, terjal, berkelok-kelok, dan dipenuhi jurang. Ia mengaku perjalanan tersebut dilalui dengan tekad kuat karena merasa perlu mendapatkan kembali suntikan semangat untuk dakwahnya.

“Saya merasa mendapatkan kekuatan baru setelah hadir di acara ini. Insyaallah, saya akan mulai merencanakan strategi dakwah Islam kafah di daerah saya,” ujarnya.

Ada yang unik di acara ini, seorang mubaligah senior mengimbau agar para penceramah mulai menyisipkan pantun-pantun bertema Islam kafah dalam ceramah mereka. “Pendekatan dakwah dengan pantun tidak hanya menarik perhatian masyarakat, tetapi juga bisa menjadi cara kreatif untuk menyampaikan pesan Islam yang menyeluruh dengan lebih membumi dan mudah diterima,” urainya.

Panitia menyebutkan, kegiatan LMM ini menjadi ruang pertemuan penting bagi para mubaligah untuk saling menguatkan, berbagi pengalaman, dan menyatukan visi perjuangan dakwah Islam kafah. “Tidak hanya sebagai kegiatan tahunan, LMM menjadi momentum untuk meneguhkan peran perempuan dalam menyampaikan ajaran Islam secara menyeluruh di tengah berbagai tantangan dakwah yang ada,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, kehadiran para mubaligah dari berbagai penjuru Banua, terutama dari daerah pelosok dengan medan yang sulit, menunjukkan bahwa semangat perjuangan menegakkan Islam kafah terus hidup dan tumbuh. “Semangat ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak dai dan mubaligah dalam mengemban amanah dakwah, khususnya dalam menghadirkan pemahaman Islam yang menyeluruh di tengah masyarakat,” harapnya. [MNews/Kontributor daerah: Mel/Kalsel]

Share

2 thoughts on “[Kabar] Semangat Dakwah Mubaligah Kalsel Mengikuti LMM, Menembus Dingin dan Medan Terjal”

  1. Maa syaa Allah, semoga kita semua selalu Istiqomah di jalan dakwah untuk memahamkan umat dengan Islam Kaffah.

  2. kehadiran para mubaligah dari berbagai penjuru Banua, terutama dari daerah pelosok dengan medan yang sulit, menunjukkan bahwa semangat perjuangan menegakkan Islam kafah terus hidup

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *