[Kabar] Qatar dan UEA Latihan Udara Bersama Zion*s, Jubir: Ingin Zion*s Lebih Kuat?

[Kabar] Qatar dan UEA Latihan Udara Bersama Zion*s, Jubir: Ingin Zion*s Lebih Kuat?

Muslimah News, INTERNASIONAL — Dua negara Arab, yakni Qatar dan Uni Emirat Arab (UEA) telah bergabung dengan pasukan Zion*s “Israel” dan Amerika Serikat (AS) untuk berpartisipasi dalam latihan udara multinasional Iniochos 2025 yang berlangsung di Pangkalan Udara Andravida, Yunani, 31 Maret hingga 11 April 2025.

Melansir Newsweek (1-4-2025), keterlibatan Qatar dan UEA dalam latihan militer itu menandakan penguatan hubungan keamanan antara negara-negara Arab dan Israel, dan seolah sebagai upaya penyelarasan ulang yang signifikan dalam kerja sama militer regional, di tengah tingginya intensitas konflik di Timur Tengah, termasuk konflik Gaza.

Kepada Kantor Berita ideologis internasional, Sabtu (5-4-2025), juru bicara (jubir) kelompok dakwah ideologis internasional menyesalkan tindakan Qatar dan UEA tersebut.

“Ketika Zion*s  Yahudi meneteskan darah anak-anak, perempuan, orang tua, dan pria Gaza, dan entitas mereka melancarkan perang brutal pemusnahan terhadap mereka, tanpa malu-malu Qatar dan Emirat datang untuk berpartisipasi bersama Zion*s dalam pelatihan yang bertujuan untuk memperkuat kerja sama di antara mereka dan meningkatkan kemampuan tempur bersama mereka,” kecamnya.

Seolah-olah, ungkapnya, Qatar dan UEA ingin Zion*s Yahudi memiliki lebih banyak kekuatan dan kesombongan sehingga dapat lebih dalam lagi meneteskan darah orang-orang Gaza. Bahkan, lanjutnya, seolah-olah mereka ingin firman Allah Taala dalam QS Al-Mujadilah ayat 22 menjadi kenyataan,

“Engkau (Muhammad) tidak akan mendapatkan suatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapaknya, anaknya, saudaranya atau keluarganya.”

Tidak Disembunyikan

Ia menyatakan, kesetiaan para penguasa ruwaibidhah kepada Zion*s Yahudi dan Barat tidak lagi disembunyikan dari siapa pun.

“Perang di Gaza telah memecah kegelapan dan memperjelas kepada semua orang yang memiliki mata bahwa para penguasa tersebut adalah para pembantu Zion*s Yahudi dan Barat di negeri muslim,” ucapnya.

Kalau bukan karena para penguasa tersebut, ujarnya, Gaza tidak akan dibiarkan dibantai pagi dan malam selama satu setengah tahun, sementara mereka hanya bisa menonton. “Mereka bahkan memberi sarana kepada Zion*s Yahudi untuk bertahan hidup, mencegah umat, dan pasukannya untuk mendukung saudara-saudara mereka dan mengakhiri tragedi mereka,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kebenaran telah tampak mencolok, tidak lagi tersembunyi dari pandangan mata. “Kebenaran itu adalah ketika keselamatan dan pembebasan umat dari rencana jahat musuh-musuhnya hanya akan datang melalui pembebasannya terlebih dahulu dari para penguasanya. Jika tidak, umat akan terus merintih di bawah penindasan dan api kaum kafir serta ketakadilan dan kebodohan para penguasa,” paparnya.

Berjuang

Oleh karena itu, ia menyeru kepada kaum muslim agar bergabung bersama kelompok dakwah ideologis internasional untuk berjuang menyingkirkan pengaruh kaum kafir penjajah Barat dari negeri muslim dengan mendirikan Khilafah rasyidah kedua yang mengikuti metode kenabian.

Kemudian, ia menutup dengan QS Rum ayat 4, “Dan pada hari itu orang-orang yang beriman bergembira.” [MNews/RA]

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *