[Nafsiyah] Membangun Keluarga Dakwah

[Nafsiyah] Membangun Keluarga Dakwah

Oleh: Ustaz M. Rahmat Kurnia

Muslimah News, NAFSIYAH — Hidup kita sejatinya untuk Allah. Dengan demikian, apa pun yang kita punya, termasuk keluarga, harus kita persembahkan untuk Allah Taala.

Mengenai keluarga, telah dijelaskan di banyak ayat dalam Al-Qur’an. Allah Swt. berfirman, “Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Penjaganya malaikat-malaikat yang kasar dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS At-Tahrim: 6).

Dalam ayat tersebut, ada perintah bagi orang-orang beriman untuk menjaga diri dan keluarganya dari api neraka. Jadi, seorang ayah harus menjaga istri dan anak-anaknya jangan sampai dimakan api neraka. Seorang ibu, harus menjaga suami dan anak-anaknya jangan sampai terjerumus ke dalam api neraka. Anak-anak harus saling menjaga, termasuk menjaga ayah dan ibunya jangan sampai dimasukkan ke dalam api neraka.

Ini menunjukkan bahwa salah satu ciri khas keluarga Islam adalah keluarga dakwah. Keluarga yang saling mengingatkan dengan penuh kasih sayang. Mereka saling menasihati dalam kesabaran dan kasih sayang.

Oleh karenanya, doa yang sering kita panjatkan pun terkait hal ini. “Dan orang-orang yang berkata, ‘Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami) dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.’” (QS Al-Furqan: 74).

Keluarga, anak keturunan, sanak keluarga, bahkan tetangga kita tidak mungkin bertakwa kalau kita tidak saling menasihati dalam ketakwaan, tanpa adanya dakwah. Oleh karena itu, hal ini makin mengukuhkan bahwa keluarga muslim harus menjadi keluarga dakwah.

Hal ini telah dicontohkan oleh Rasulullah saw. saat beliau menerima wahyu pertama dari Allah Taala. Yang pertama beliau dakwahi adalah istri dan keluarganya, lalu orang-orang di sekitarnya.

Bahkan di dalam Al-Qur’an dinyatakan, “Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu (Muhammad) yang terdekat.” (QS Asy-Syu’ara’: 214). Kemudian, masing-masing keluarga mendakwahkan juga.

Jadi, kita semua harus menjadi keluarga dakwah. Bukan hanya keluarga yang mengaji, tetapi juga keluarga yang menyebarkan Islam. Mari menjadikan keluarga kita bukan hanya keluarga yang rajin ngaji, tetapi juga keluarga yang turut membangun peradaban Islam dengan dakwah. [MNews/YG]

*Disarikan dari channel YouTube Khilafah Channel Reborn.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *