Penulis: Muhammad Husain Abdullah
Muslimah News, FIKRUL ISLAM — Dalil keimanan kepada Hari Akhir adalah dalil naqli (sam’iy), melalui jalan wahyu Allah Swt., seperti dalam firman-Nya,
اِنَّمَا يَعْمُرُ مَسٰجِدَ اللهِ مَنْ اٰمَنَ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ …
“Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah itu adalah orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir…” (QS At-Taubah [9]: 18)
Hari Akhir adalah hari perhitungan ketika semua manusia akan dihisab atas segala amalnya. Setelah itu, manusia akan dimasukkan ke dalam surga atau neraka. Allah berfirman,
فَاَمَّا مَنْ طَغٰىۖ – ٣٧ وَاٰثَرَ الْحَيٰوةَ الدُّنْيَاۙ – ٣٨ فَاِنَّ الْجَحِيْمَ هِيَ الْمَأْوٰىۗ – ٣٩ وَاَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهٖ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوٰىۙ – ٤٠ فَاِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوٰىۗ – ٤١
“Maka adapun orang yang durhaka. Dan telah mementingkan kehidupan dunia, maka sesungguhnya neraka itulah tempat tinggalnya. Dan adapun orang yang takut akan kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari hawa nafsunya, maka sesungguhnya surga itulah tempat tinggalnya.”(QS An-Nazi’at [79]: 37- 41). [MNews/Rgl]
Sumber: Muhammad Husain Abdullah, Studi Dasar-Dasar Pemikiran Islam
Foto sampul: iStock
