[Nafsiyah] Berbuat Baik pada Keluarga Adalah Sedekah yang Utama

[Nafsiyah] Berbuat Baik pada Keluarga Adalah Sedekah yang Utama

Jika ada dua orang yang sama-sama membutuhkan pengajaran, yang paling diutamakan ialah keluarga. Jika ada orang yang sama-sama membutuhkan pertolongan, yang diprioritaskan adalah hubungan kerabat yang lebih dekat dengan kita.


Muslimah News, NAFSIYAH — Konflik keluarga kerap kali menjadi pemberitaan yang sering kita dengar dan saksikan. Perilaku kasar suami pada istri, sikap istri yang tidak taat suami, anak-anak yang melawan orang tua, bahkan memenjarakan mereka, serta penelantaran orang tua pada usia senjanya. Semua itu juga terjadi pada keluarga kaum muslimin. Sungguh sangat disayangkan dan memprihatinkan.

Padahal, Rasul saw. bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah yang berbuat baik kepada keluarganya dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku.” (HR Tirmidzi)

Hadis ini merupakan perkataan Rasul yang menegaskan bahwa perlakuan beliau terhadap keluarga sangatlah baik, memiliki cinta kasih, akhlak terpuji, hingga kebijaksanaan yang menaungi keluarga.

Oleh karena itu, semestinya setiap materi yang kita sampaikan, kalimat baik yang kita ucapkan, sikap baik yang kita tunjukkan, semua bernilai sedekah untuk keluarga.

Jika ada dua orang yang sama-sama membutuhkan pengajaran, yang paling diutamakan ialah keluarga. Jika ada orang yang sama-sama membutuhkan pertolongan, yang diprioritaskan adalah hubungan kerabat yang lebih dekat dengan kita.

Berbuat baik pada orang yang berbuat baik pada kita merupakan hal wajar. Berbuat baik pada orang yang tidak menyakiti kita, itu perkara baik. Namun, berbuat baik pada orang yang menyakiti kita ialah perkara yang luar biasa. Hal itu yang biasanya terjadi di dalam keluarga karena seringnya berinteraksi dengan sesama anggota keluarga.

Lalu, kalau kita mudah tersenyum, ringan tangan membantu, pastikan semua perkara itu paling utama kita tujukan pada ayah, ibu, suami, istri, dan anak-anak kita. Seperti halnya Rasulullah saw. dalam memperlakukan anaknya yaitu Fatimah ra..

Dari Aisyah ra., ia berkata, “‘Aku tidak melihat seorang pun di antara manusia yang lebih menyerupai Nabi dalam hal berdialog, berbicara, dan cara duduknya selain Fatimah ra..’ Aisyah berkata, ‘Apabila Nabi saw. melihat Fatimah datang, beliau menyambutnya serta berdiri untuknya, lalu menciumnya sambil memegang erat tangan Fatimah. Kemudian Nabi menuntun Fatimah sampai mendudukkannya di tempat beliau biasa duduk. Sebaliknya, apabila Nabi saw. yang datang kepadanya, Fatimah berdiri menyambut Nabi serta mencium Rasulullah saw..’” (HR Bukhari, Tirmidzi, dan Abu Dawud)

Hadis di atas menunjukkan pada kita, jika kita mudah sekali bersikap ramah terhadap orang lain, pastikan juga seperti itu pula yang kita lakukan pada keluarga. Karena sekecil apa pun kebaikan yang kita lakukan terhadap keluarga, Allah akan mengganjarnya dengan pahala.

Sedekah yang utama ialah berbuat baik pada keluarga. Dari Uqbah bin Abi Mu’ith, Rasulullah saw bersabda, “Sedekah kepada muslim adalah sedekah, sedangkan kepada kerabat (keluarga) adalah sedekah dan silaturahmi.” (HR Tirmidzi dan Nasai)

Rasul pun berpesan kepada para suami agar tetap bersabar menghadapi sikap para wanita yang kurang disukai. Bukan main tangan dengan kekerasan atau pun membentak jika menemukan ketaksukaan atas sikap istri.

Rasul berkata dalam hadis yang diriwayatkan Imam Muslim dan Imam Ahmad, “Janganlah marah (laki-laki muslim/suami) kepada seorang wanita muslimah (istri). Jika tidak menyukai perangai darinya, maka sukailah perangai lainnya.”

Kita diajarkan oleh Islam untuk selalu bersikap baik pada sesama, terutama keluarga, menahan diri dari amarah dan kata-kata kasar, serta tidak memukul anggota keluarga. Kita memahami tidak ada satu pun kebaikan yang lahir dari sikap kasar dan brutal. Justru kita harus memupuk mahabbah (cinta) sesama anggota keluarga. Inilah perkara yang Rasul saw. contohkan dan kita pun semestinya melakukan hal yang demikian. Wallahul muwafiq. [MNews/Rndy]

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *