[Tarikh Khulafa] Penaklukan Afrika pada Masa Khalifah Utsman bin Affan ra.

[Tarikh Khulafa] Penaklukan Afrika pada Masa Khalifah Utsman bin Affan ra.

Afrika pun dapat ditaklukkan dan dikuasai dengan mudah. Penduduk Afrika banyak yang terbunuh, kemudian mereka sepakat untuk patuh dan masuk Islam. Kualitas keislaman mereka cukup baik.

Penulis: Nabila Ummu Anas


Muslimah News, TARIKH KHULAFA — Khalifah Utsman bin Affan ra. mengangkat Abdullah bin Sa’ad bin Sarh sebagai wali di Mesir menggantikan Amru bin Ash. Perhatian Abdullah bin Sa’ad kepada wilayah Afrika sama sebagaimana Wali Mesir sebelumnya. Dia mencoba mengirimkan pasukan ke segenap penjuru Afrika. Pasukannya memperoleh kemenangan dan harta rampasan yang banyak.

Kemenangan ini mendorong Abdullah bin Sa’ad meminta izin kepada Khalifah untuk menaklukkan seluruh Afrika. Setelah berpikir, mempertimbangkan, dan bermusyawarah dengan para sahabat di Madinah, Khalifah Utsman bin Affan ra. akhirnya mengeluarkan izin.

Jihad adalah Kewajiban Mulia dari Allah Swt.

Khalifah Utsman bin Affan ra. memotivasi kaum muslim untuk ikut bergabung ke dalam pasukan yang dipersiapkan menuju Afrika. Di dalam pasukan ini terdapat sahabat-sahabat senior seperti Abdullah bin Zubair, Miswar bin Makramah, Abullah bin Umar, Abdullah bin Abi Bakr, Abdullah bin Amr bin Ash, dan juga yang lainnya. Diangkat sebagai pembantu panglima perang adalah Abdullah bin Zubair.

Allah Swt. berfirman, “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar.” (QS Ali Imran: 142)

“Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai ‘uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar.” (QS An Nisa: 95)

Kemenangan Kaum Muslim Disertai Harta Rampasan Perang yang Banyak

Pada akhirnya, Afrika dapat ditaklukkan dan dikuasai dengan mudah. Penduduk Afrika banyak yang terbunuh, kemudian yang masih hidup, mereka sepakat untuk patuh dan masuk Islam. Kualitas keislaman mereka cukup baik.

Abdullah bin Sa’ad mengambil seperlima dari harta rampasan perang yang mereka dapatkan sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Khalifah Utsman ra. Dari bagiannya, empat perlimanya dibagikan kepada para tentara dengan perincian pasukan kavaleri mendapatkan tiga ribu dinar, sedangkan pasukan berjalan kaki memperoleh seribu dinar.

Allah Swt. berfirman, “Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah: ‘Harta rampasan perang itu kepunyaan Allah dan Rasul, sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah hubungan di antara sesamamu, dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman’.” (QS Al Anfal: 1)

“Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnu sabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari furqan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.” (QS Al Anfal: 41)

Berdasarkan hadis Nabi Muhammad saw. maka empat perlima harta rampasan perang dibagi-bagikan kepada tentara, Rasulullah saw., “Seperlima untuk Allah dan empat perlima lainnya untuk tentara.” (HR Bukhari).

Jumlah pasukan musuh mencapai seratus dua puluh ribu orang dipimpin oleh seorang pemimpin Romawi yang bernama Jarjir. Jarjir tewas di tangan Abdullah bin Zubair dalam pertempuran ini. Pasukan Romawi juga banyak yang tewas dan sebagian dari mereka banyak yang lari menyelamatkan diri.

Memantik Kemarahan Romawi

Sebagian besar Afrika adalah wilayah kekuasaan Romawi. Abdullah bin Sa’ad bin Sarh melakukan penyerangan dan penawanan di Kota Afrika dan Andalusia. Romawi pun marah. Mereka memobilisasi kekuatan di bawah pimpinan Konstantin, putra Heraklius.

Mereka lalu berangkat menghadapi orang-orang Islam membawa pasukan yang sangat besar dengan membawa 500 kapal. Mereka bermaksud menyerang Abdullah bin Sa’ad dan orang-orang Islam di kawasan Maghrib.

Kemudian kapal mereka saling berdekatan dan selanjutnya mereka bertempur dengan pedang di atas kapal. Ombak menghantam kapal mereka dan membawanya ke tepi pantai. Pasukan kaum muslim bertahan dengan kesabaran yang belum pernah ditemui sebelumnya.

Banyak kaum muslim yang terbunuh. Namun, pasukan Romawi yang terbunuh jauh lebih banyak. Kemudian Allah Swt. menolong pasukan kaum muslim. Pasukan Romawi tidak ada yang selamat kecuali sebagian kecil yang melarikan diri.

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah di jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan.” (QS Al-Maidah: 35). Wallahualam. [MNews/Has]

Sumber: Prof. Dr. Ibrahim al-Quraibi. Tarikh Khulafa. Qisthi Press.

Share

2 thoughts on “[Tarikh Khulafa] Penaklukan Afrika pada Masa Khalifah Utsman bin Affan ra.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *