Para pejuang Islam yang saat ini menghadapi ujian dan rintangan dalam perjuangan, hendaklah menjadi orang-orang yang sabar. Ini karena Allah Taala menjanjikan rumah tertinggi di surga kelak.
Tag: Surga
[Nafais Tsamarat] Penghuni Surga
Setiap muslim tentu berharap berjumpa kembali dengan orang-orang yang dicintai di surga-Nya kelak. Namun, surga tidak didapatkan dengan kondisi lapang dan tenang, melainkan dari upaya kuat untuk terikat dengan seluruh syariat-Nya.
[Nafais Tsamarat] Jalan Menuju Surga
Jalan menuju surga beragam, tergantung pada kemampuan masing-masing hamba-Nya. Semua bisa menjadi jalan untuk meraih pahala dan surga. Apalagi, jika telah memantapkan diri untuk optimal dalam melakukan amar makruf nahi mungkar. Hal ini juga bisa menjadi wasilah menuju surga.
[Nafais Tsamarat] Surga Seluas Langit dan Bumi
Seorang pejuang Islam tidak menyia-nyiakan beramal di jalan Allah Taala karena balasannya ialah surga yang seluas langit dan bumi.
[Nafais Tsamarat] Menerima Kitab Amal dengan Tangan Kanan
Seorang mukmin akan diberikan kitab amalnya dari arah depan, lalu ia menerima dengan tangan kanannya. Ia adalah orang yang berbahagia karena dihisab dengan mudah. Kemudian, ia kembali kepada kaumnya yang sama-sama beriman di surga. #NafaisTsamarat
[Nafais Tsamarat] Menolak Kebenaran
Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.
Ingin Masuk Surga? Harus Berjihad dan Sabar (Tafsir QS Ali Imran: 142—143)
Masuk surga merupakan harapan setiap mukmin. Namun, harapan saja tentu tidak cukup. Agar bisa terwujud, diperlukan upaya yang bisa mengantarkannya. Apa saja?
[Tafsir Al-Qur’an] Beberapa Sifat Penghuni Surga (Tafsir QS Al-Insan: 7-12)
Di antara sifat-sifat penghuni surga, Ibnu Katsir berkata, “Mereka adalah orang-orang yang beribadah kepada Allah Swt. dengan mengerjakan ketaatan dan kewajiban yang telah diwajibkan oleh Allah atas mereka berdasarkan syariah, juga apa yang mereka wajibkan atas diri mereka sendiri dalam nazar.”
[Nafsiyah] Negeri Keabadian yang Terlupakan
Dengan banyaknya peringatan Allah Swt., sudah seharusnya setiap Muslim menyadari dan selalu mengingat hakikat kehidupan dunia dan akhirat. Hanya dengan itulah dia akan selalu berorientasi ke akhirat tanpa harus melupakan bagiannya di dunia.
