[Kabar] Tokoh Muslimah Sultra: Sultra Darurat Narkoba, Generasi dalam Ancaman‎

[Kabar] Tokoh Muslimah Sultra: Sultra Darurat Narkoba, Generasi dalam Ancaman‎

‎Muslimah News, LENSA DAERAH — Peredaran narkoba di Sulawesi Tenggara (Sultra) berada pada level yang sangat mengkhawatirkan. Di Kota Kendari, status zona merah telah menyebar ke seluruh kecamatan, seperti Konawe Selatan, Muna, Wakatobi, dan lain-lain, bahkan sudah sampai ke luar kota. Faktornya beragam, mulai dari gaya hidup, stres, salah pergaulan, hingga faktor ekonomi.

‎‎Kasus tersebut mendapat perhatian dari para tokoh umat di Sultra. Dalam Diskusi Publik Tokoh Muslimah Sultra: “Sultra Darurat Narkoba, Generasi dalam Ancaman, di Mana Peran Kita?” pada Ahad (24-8-2025), sejumlah tokoh menyampaikan pandangannya.

‎‎Dr. Rosmawati, S.Pi., M.Si., salah seorang dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muhamadiyah Kendari menyatakan kekhawatirannya.

‎‎”Narkoba memang sangat berbahaya, terutama bagi generasi penerus kita. Narkoba merusak tatanan kehidupan sehingga bisa dibayangkan masa depan negeri kita jika generasinya sudah terpapar narkoba”, ungkapnya.

‎‎Ketua Umum Pengurus Wilayah (PW) Wanita Islam Sultra Hj. Nurika SP, M.Pd. juga mengatakan bahwa kondisi ini sebagai bentuk kegagalan banyak pihak dalam mengurus kehidupan masyarakat.

‎‎”Ini karena kurangnya edukasi sejak dini ditambah tuntutan ekonomi. Akibatnya, meski telah dilarang, mereka tetap memakainya, bahkan menjualnya. Pemerintah belum sepenuhnya menyentuh akar dari masalah ini sehingga mengharuskan sebagian orang mendapatkan penghasilan dari aktivitas jual beli narkoba,” kritiknya. 

‎Kemudian, akademisi salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di bidang kesehatan masyarakat menilai pendidikan saat ini hanya fokus menanamkan mindset kepada peserta didik untuk sekadar mengejar nilai akademik, tanpa harus menguatkan akidah Islamnya.

Ia menyatakan, sistem pendidikan saat ini cenderung sekuler, terpisah antara aturan agama dengan kehidupan sehingga wajar jika output-nya mudah terjerat kasus narkoba. ‎”Untuk menyelamatkan generasi, tentu harus kembali kepada aturan Islam,” ucapnya.

‎Menurutnya, untuk jangka pendek, edukasi memang diperlukan, tetapi umat Islam butuh solusi jangka panjang untuk menyelamatkan generasi, bahkan seluruh kaum muslim.

“Oleh karenanya, harus terus menanamkan nilai-nilai keimanan melalui tiga pilar, yaitu individu beriman, masyarakat bertakwa, dan negara yang menerapkan sistem Islam kafah—menjalankan seluruh aturan Allah tanpa memilih dan memilahnya—sehingga mampu memberantas narkoba sampai ke akarnya,” tandasnya. [MNews/Kontributor daerah: T-ML/Sultra]

Share

One thought on “[Kabar] Tokoh Muslimah Sultra: Sultra Darurat Narkoba, Generasi dalam Ancaman‎”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *