Muslimah News, NAFAIS TSAMARAT — Dari Umar bin al-Khaththab ra., ia berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Seandainya kalian betul-betul bertawakal kepada Allah, sungguh, Allah akan memberikan kalian rezeki sebagaimana burung mendapatkan rezeki. Burung tersebut pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali pada sore hari dalam keadaan kenyang.” (HR Ahmad, Tirmidzi, dan Al Hakim).
Imam Ahmad pernah ditanya mengenai seseorang yang pekerjaannya hanya duduk di rumah atau di masjid. Pria itu mengatakan, “Aku tidak mengerjakan apa-apa hingga rezekiku datang kepadaku.” Imam Ahmad lalu mengatakan, “Orang ini tidak tahu ilmu (bodoh). Rasulullah saw. telah bersabda, ‘Allah menjadikan rezekiku di bawah bayangan tombakku. Beliau juga bersabda (sebagaimana hadis Umar di atas).'” (Umdatul Qori Syarh Shohih Al Bukhari, 23/68—69).
Al-Munawi juga mengatakan, “Burung itu pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali ketika sore hari dalam keadaan kenyang.” Usaha (sebab) itu bukanlah yang memberi rezeki, tetapi yang memberi rezeki adalah Allah Taala. Hal ini menunjukkan bahwa tawakal tidak harus meninggalkan sebab, tetapi dengan melakukan berbagai sebab yang akan membawa kepada hasil yang diinginkan. Ini karena burung saja mendapatkan rezeki dengan berusaha sehingga hal ini menuntunkan kepada kita untuk mencari rezeki.” (Tuhfatul Ahwadzi bisyarhi Jaami’ at-Tirmidzi, 7/7—8). [MNews/RY-YG]
