[Nafais Tsamarat] Poros Kebaikan

[Nafais Tsamarat] Poros Kebaikan

Muslimah News, NAFAIS TSAMARAT — Allah Taala berfirman, “Maka sesuatu yang diberikan kepadamu, itu adalah kenikmatan hidup di dunia dan yang ada di sisi Allah lebih baik dan lebih kekal bagi orang-orang yang beriman. Hanya kepada Tuhan mereka, mereka bertawakal. Bagi orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji, dan apabila mereka marah, mereka memberi maaf.” (QS Asy-Syura: 36—37).

Dalam tafsir Al-Madinah al-Munawarah, Markaz Ta’dzhim Al-Qur’an di bawah pengawasan Syekh Imad Zuhair Hafidz, tafsir ayat di atas ialah Allah menganggap kehidupan dunia sangat sedikit. Seberapa banyak pun perhiasan dunia yang dikumpulkan, janganlah hal itu membuat manusia lalai. Semua itu hanyalah kenikmatan kehidupan dunia yang fana. Pahala dari Allah di akhirat lebih baik dari kenikmatan dunia dan lebih kekal keberadaannya. Ini semua bagi orang-orang yang beriman dan bertawakal kepada Allah.

Sifat-sifat mereka adalah menjauhi dosa-dosa besar dan kemaksiatan yang keji. Jika marah, mereka akan memaafkan dan menahan amarah.

Dalam ayat tersebut, Allah mengumpulkan antara tauhid, ifah (menjaga kehormatan), dan keadilan. Inilah poros seluruh kebaikan. (Fawaidul Fawaid, Ibnul Qayyim, hlm. 293—295). [MNews/RY-YG]

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *