[Nafais Tsamarat] Allah Menerima Tobat Hamba-Nya

[Nafais Tsamarat] Allah Menerima Tobat Hamba-Nya

Muslimah News, NAFAIS TSAMARAT — Allah Taala berfirman, “Wahai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan tobat nasuhah (tobat yang sebenarnya). Mudah-mudahan Rabb-mu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu.” (QS At-Tahrim: 8).

Kata yang diartikan “mudah-mudahan” dari ayat di atas adalah kalimat tarajji (harapan) sehingga pengampunan dosa bagi orang yang bertobat kembali kepada kehendak Allah. Ketika seorang hamba melakukan amal saleh dengan memenuhi setiap rukun dan syaratnya, tidak boleh ada seorang pun memastikan amalnya diterima. Ini karena tidak ada yang mengetahui diterimanya amal, kecuali Allah.

Hanya saja, ia boleh berharap amalnya akan diterima. Begitu pula dengan tobat karena termasuk amal saleh. Ketika seseorang bertobat dengan memenuhi setiap syarat dan rukunnya, tidak ada yang bisa memastikan apakah Allah menerima tobatnya atau tidak.

Ulama mengatakan, “Orang yang bertobat kepada Allah dengan tobat nasuhah, terpenuhi semua syarat tobat bagi dirinya, maka boleh dipastikan Allah menerima tobatnya. Sebagaimana boleh dipastikan diterimanya Islam (dari orang kafir) yang masuk Islam dengan benar. Inilah pendapat mayoritas ulama. Keterangan Ibnu Abdil Bar mengisyaratkan bahwa hal ini disepakati ulama.” (Jami’ Al-Ulum wal Hikam, hlm. 31). [MNews/RY-YG]

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *