Peresensi: Nindira Aryudhani, S.Pi., M.Si.
Buku 1
Judul : Smart With Islam Buku 1
Penulis : Luky B. Rouf, Guslaeni Hafidz
Penerbit : I-MuD Publisher
Cover : Soft cover (oranye)
Isi : 144 halaman
Berat : 300 gram
Ukuran : 15,5 cm x 24 cm
Buku 2
Judul : Smart With Islam Buku 2
Penulis : Luky B. Rouf, Guslaeni Hafidz
Penerbit : I-MuD Publisher
Cover : Soft cover (hijau)
Isi : 140 halaman
Berat : 250 gram
Ukuran : 15,5 cm x 24 cm
Muslimah News, RESENSI BUKU — Publik tercengang ketika awal 2023 disambut dengan sejumlah berita perilaku gaul bebas para remaja. Rentetan kasus dispensasi nikah dini di beberapa kota mendadak bermunculan ibarat jamur yang tumbuh subur di musim hujan. Belum lagi viralnya status seorang aktivis media sosial yang menyebutkan bahwa childfree adalah obat antipenuaan alami. Ini semua bukan sekadar alarm keras tanda waspada akan bencana generasi, melainkan ‘palu godam’ yang tengah menghantam masyarakat negeri muslim kita ini.
Sekularisasi dan liberalisasi nyatanya nol besar memberikan efek positif bagi remaja, alih-alih membuat mereka maju dan berjaya. Sejatinya, jiwa mereka makin menjerit akibat pemikirannya yang sakit. Di tengah gempuran perusakan pemikiran kaum muda itu, hadirnya buku ini sungguh bagai obat yang, jangan-jangan, bagi sebagian orang sebenarnya sudah sekian lama disimpan dan mungkin sekarang baru dibuka lagi.
Kedua buku ini adalah serangkaian materi yang tepat guna untuk membina remaja. Isi buku 1 berlanjut ke buku 2. Keduanya dinarasikan dengan bahasa yang membumi dan sangat meremaja sehingga mudah dipahami.
Sekilas gambaran, buku 1 membahas lima bab, yakni:
1) Finding The Light, yang mengupas tentang kewajiban menutut ilmu dan proses berpikir cemerlang
2) Dewasa Itu Pilihan, tentang fase balig bagi seorang muslim yang sekaligus diiringi dengan kewajiban sebagai mukalaf (mengemban tanggung jawab pelaksanaan hukum syariat)
3) Super Foundation, tentang urgensi membangun iman sekokoh karang, terlebih dalam mengarungi belantara kehidupan sehingga para remaja tidak menjadi generasi labil
4) The Secret of Death, membahas tentang revisi pemahaman rezeki dan ajal
5) Qawaid Amal, yang menelisik perihal kaidah-kaidah perbuatan manusia agar manusia tidak salah arah dalam berbuat
Buku 2 juga terdiri atas lima bab, yakni:
1) Ghazwul Fikri Dunia Remaja, tentang perang nonfisik yang memiliki energi dahsyat dalam mematikan pemikiran remaja
2) Antara Pergaulan dan Cinta, membahas tentang konsep interaksi laki-laki dan perempuan dalam Islam serta manajemen naluri
3) Split Personality? No Way!, membahas tentang cara Islam dalam menilai kepribadian
4) Silence Is Not Golden, memberikan gambaran bahwa generasi muda tidak semestinya diam terhadap problematik umat
5) Dakwah Is The Way of My Life, mengajak generasi muda untuk memahami kewajiban dan urgensitas dakwah; bahwa dakwah adalah aktivitas para Nabi dan Rasul.
Masya Allah, betapa komprehensif isi kedua buku ini mengajak remaja muslim untuk mencerna simpul-simpul kehidupan. Mulai dari mengenal diri mereka sendiri, peran mereka di dunia, dan akan ke mana setelah ajal tiba. Juga memberikan rambu-rambu dan konsep cemerlang mengenai amal perbuatan, serta tata cara mengajak orang-orang di sekitar kita agar mereka turut tercerahkan melalui dakwah ideologis. Ini karena sesungguhnya Islam adalah sebuah ideologi (mabda), yakni pedoman dan pengatur bagi seluruh urusan kehidupan mereka dari tidur hingga tidur lagi, bukan hanya memuat perihal ibadah mahdhoh ataupun seputar rukun iman dan rukun Islam saja.
Oleh karena itu, sungguh dusta ketika ada yang menyatakan bahwa Islam itu menyeramkan, radikal, maupun teroris. Jujurly, Islam itu indah sekaligus menyelamatkan kita dunia dan akhirat. So gaes, kalau enggak kenal Islam, solusinya ya kenalan. Jangan buru-buru berburuk sangka, apalagi cuma sebatas bergosip ria tanpa cek n ricek. Well, yuk jadi remaja yang smart dengan Islam. Wallahualam bissawab. [MNews]
