Penulis: Novita Sari Gunawan
Muslimah News, RISALAH KEPEMUDAAN — Apabila kita melihat kondisi muslimah muda atau remaja perempuan saat ini, kita layak mengelus dada. Potret muslimah muda kini sungguh sangat jauh dari harapan. Secara sistematis, mereka terkungkung pola asuh sekularisme yang menjadikan mereka jauh dari kodrat dan fitrahnya sebagai muslimah.
Derasnya arus ideologi Barat yang melahirkan ide-ide turunannya—feminisme dan kesetaraan gender, childfree, hedonisme yang menjunjung gaya hidup terpenuhinya kepuasan 3F (food, fun, and fashion), hingga disibukkan dengan obsesi para muslimah muda terhadap K-pop—telah membajak kontribusi muslimah muda yang sejatinya diharapkan dapat selaras dengan kodrat dan fitrahnya sebagai perempuan.
Tidak cukup dengan gencarnya serangan ide sekuler Barat yang diembuskan ke benak dan jiwa para muslimah, pola masif dan tersistematis pun terjadi melalui berbagai kebijakan yang telah diratifikasi dan disahkan. Salah satunya adalah pengesahan UU TP-KS yang kontroversial karena beraroma liberal.
Padahal, ide sekuler Barat tidak akan mampu menyelesaikan persoalan sedari akarnya. Alih-alih menyelesaikan problematik perempuan, produk hukum yang ada malah makin menjauhkan perempuan dari kodratnya dan memperparah penyakit sosial di tengah umat.
Ide sekuler ini pun sejatinya melawan fitrah manusia, khususnya kodrat penciptaan perempuan. Contohnya, mereka menuntut laki-laki dan perempuan setara dalam berbagai aspek, baik domestik maupun publik, rumah tangga maupun pekerjaan, juga aspek politik. Padahal, laki-laki dan perempuan tidaklah setara, melainkan masing-masing memiliki keistimewaan perannya. Ide childfree, misalnya, jelas dapat mengancam keberlangsungan kelahiran generasi.
—
Sesungguhnya, Islam telah secara sempurna dan dinamis mengatur mengatur peran keduanya. Laki-laki sebagai pemimpin; perempuan sebagai ummun wa rabbatul bait. Keteraturan inilah yang mampu melahirkan peradaban mulia.
Islam juga bukan agama spiritual semata, melainkan agama paripurna yang mampu menyelesaikan berbagai persoalan kehidupan manusia, tidak terkecuali persoalan perempuan.
Islam adalah ideologi yang berasal dari Sang Pencipta. Konsep Islam begitu lengkap mengatur cara memuliakan perempuan. Bahkan, bukan hanya perempuan, melainkan juga laki-laki dan seluruh makhluk di muka bumi.
Inilah yang harus diinternalisasikan ke dalam diri muslimah, khususnya muslimah muda, yakni ideologi Islam yang sinergis dalam mempersiapkan peran mereka di dunia sebagai ummun wa rabbatul bait, serta pencetak dan pendidik generasi tangguh yang akan dibanggakan oleh Rasulullah saw. kelak sesuai kodrat penciptaannya. Wallahualam. [MNews/Gz]

Kembalikan kesadaranmu wahai umat
selamatkan generasi dengan Islam kaffah, buang sekulerisme liberalisme
Sbnrnya bny juga pria muslim yg mencari wanita pekerja utk membantu ekonomi dlm rmh tangga. Sbg seorg pria muslim yg baik, tdk seharusnya mencari wanita pekerja tp meminta istrinya utk tetap di rumah utk mengurus rmh tgga terutama mendidik anak2nya