Persiapan Menerima Perkataan yang Berat (Bagian 1/4)

“Perkataan yang berat” pada ayat yang dibahas, maknanya adalah Al-Qur’an. Nabi saw. merasakan beban yang sangat berat ketika menerima wahyu. Ada yang mengatakan berat itu sangat dirasakan oleh kaum kafir karena di dalamnya terdapat hujah yang mengalahkan mereka, menjelaskan kesesatan mereka, mencela tuhan-tuhan mereka serta menyingkap berbagai khurafat ahli kitab.

Selengkapnya

Share

Dakwah Itu Mengajak, Bukan Memaksa (Tafsir QS An-Nahl Ayat 125)

Dakwah sejatinya mengajak orang ke jalan yang benar dan menyeru untuk taat. Hanya saja, jika dilakukan dengan cara-cara yang keliru seperti pemaksaan, justru keluar dari esensi dakwah itu sendiri yang merupakan wujud kasih sayang. Oleh karena itu, penting bagi para pengemban dakwah memahami cara dakwah itu harus disampaikan.

Selengkapnya

Share

Wahai Orang Yang Berselimut (Bagian 2/2)

Umat Islam diwajibkan mendirikan salat malam. Perintah wajib itu kemudian di-nasakh menjadi sunah bagi umatnya. Itu artinya, umat Islam tetap diperintahkan untuk mengerjakannya. Hanya saja, perintah itu ghayr jâzim (tidak tegas) sehingga jika meninggalkannya, tidak mendapatkan dosa, tetapi, telah meninggalkan banyak keutamaan.

Selengkapnya

Share

Wahai Orang yang Berselimut (Bagian 1/2)

Muhammad Ali ash-Shabuni berkata, “Tinggalkan selimut dan bangkitlah melakukan salat malam serta bangun dalam beberapa saat untuk beribadah kepada Tuhanmu agar siap menanggung perkara yang agung, penting lagi berat. Itulah aktivitas menyampaikan dakwah Tuhanmu kepada manusia dan memberikan kabar gembira kepada mereka tentang agama yang baru, kemudian menjelaskan poros yang semestinya dilakukan dalam beribadah kepada Allah Swt.”

Selengkapnya

Share