[Kabar] AS Mulai Membela Palestina, Fatma Sunardi: Komitmen AS Adalah Mempertahankan Keamanan Israel

[Kabar] AS Mulai Membela Palestina, Fatma Sunardi: Komitmen AS Adalah Mempertahankan Keamanan Israel

Muslimah News, INTERNASIONAL — Washington terlihat mulai mendekati Palestina. Ini terlihat kala Washington berencana membuka kembali kantor konsulat mereka di Yerusalem. Amerika Serikat (AS) sendiri memang beberapa kali mulai vokal membela kepentingan Palestina.

Menurut pengamat politik Fatma Sunardi, kebijakan AS terhadap Palestina harus dilihat sebagai bagian dari kebijakan AS di Timur Tengah.

“Dokumen strategi keamanan nasional yang dikeluarkan Maret 2021 menyatakan di Timur Tengah, AS akan mempertahankan komitmen kuat terhadap keamanan Israel, sambil berusaha untuk memajukan integrasinya dengan tetangganya dan melanjutkan peran AS sebagai promotor solusi dua negara yang layak,” jelasnya.

Dalam rangka menjaga keamanan Israel, ulasnya, AS harus mencegah konflik memanas antara Israel dan Palestina yang akan memicu dukungan global pada Palestina yang akan memberi tekanan politik pada Israel dan AS.

“Oleh karena itu, cara terbaik menjaga keamanan Israel ialah dengan menavigasi konflik Israel-Palestina. AS harus tampil di tengah, memberi dukungan pada Palestina, seolah-olah membela kepentingan Palestina. Dengan demikian, pihak Palestina akan menurunkan perlawanan terhadap Israel karena seakan ada dukungan dari AS,” urainya.

Kepentingan AS

Komitmen AS, lanjutnya, di satu sisi menjamin keamanan Israel. Komitmen ini harus selaras dengan kepentingan AS dalam mempertahankan kepentingan hegemoninya di seluruh dunia.

Ia mengatakan, saat ini AS sedang fokus mengonsolidasi kekuatan di Eropa untuk melawan agresi Rusia (dalam perang Rusia-Ukraina) dan kawasan Indo-Pasifik untuk melawan pengaruh Cina.

“AS harus membuat kawasan lain, termasuk Timur Tengah, tidak bergejolak karena akan mengurangi kekuatan dan konsentrasi AS. Inilah alasan mengapa seolah-olah AS mendekat dan memberi dukungan pada Palestina,” kupasnya.

Fatma mengingatkan kaum muslim bahwa selamanya AS dan Israel tidak akan pernah berbuat baik pada Palestina karena Palestina adalah representasi Islam yang menjadi musuh bagi kapitalisme yang diemban AS.

Ia mengutip firman Allah QS Al-Baqarah ayat 120, “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.”

Oleh karenanya, ia menegaskan bahwa sejatinya solusi tuntas konflik Palestina-Israel adalah pembebasan tanah Palestina dan mengusir Israel dari Palestina.

“Agar pembebasan tanah Palestina terwujud nyata, jelas membutuhkan kekuatan negara global yang hanya berpihak pada kepentingan Islam dan kaum muslim. Kekuatan itu adalah Khilafah, bukan AS,” tandasnya. [MNews/Ruh]

Foto sampul: Biden dan Mahmoud Abbas (AP/Tara Todras-Whitehill/2010)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *