Muslimah News, NAFAIS TSAMARAT — Rasulullah saw. bersabda, “Jika anak Adam meninggal, terputuslah amalnya, kecuali dari tiga perkara, yakni sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.” (HR Muslim).
Jika para penuntut ilmu meninggal dunia, pahala ilmunya akan sampai kepadanya meskipun mereka berada di dalam kubur selama manusia mengambil manfaat dari ilmunya. Hal yang sama juga bagi para juru dakwah jika mereka meninggal dunia. Seruan kebaikan (ilmu agama) yang dilakukannya, lalu diambil, diamalkan, dan didakwahkan kembali oleh orang lain, hal itu akan mengalirkan pahala jariah baginya.
Pahala jariah ini seolah-olah kehidupan yang lain setelah kematian mereka, ketika manusia lain terputus dari pahala amal mereka setelah tiada. Dengan demikian, seakan-akan orang yang berilmu dan para juru dakwah itu senantiasa hidup dan tidak pernah mati. [MNews/RY-YG]
