[Nafais Tsamarat] Menaikkan Standar Meminta Ampun kepada Allah

[Nafais Tsamarat] Menaikkan Standar Meminta Ampun kepada Allah

Muslimah News, NAFAIS TSAMARAT — Allah Taala berfirman, “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai kesanggupannya. Ia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan ia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa), ‘Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.’” (QS Al-Baqarah: 286).

Jika seorang muslim belum bahagia, semestinya ia bukan menaikkan standar nominal pemasukan, melainkan menaikkan standar meminta ampun kepada Allah Taala. Sungguh, hajat kita sangat besar untuk meminta ampun kepada Allah Taala.

Orang yang beriman dan beramal saleh, merekalah yang sebenarnya merasakan manisnya kehidupan dan kebahagiaan. Mungkin kita melihat kehidupan mereka begitu sederhana, bahkan sangat kekurangan harta. Namun, jika kita melihat lebih teliti, kita akan mengetahui bahwa mereka adalah orang-orang yang paling bahagia. [MNews/RY-YG]

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *