Muslimah News, NAFAIS TSAMARAT — Rasulullah saw. bersabda, “Perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan, yaitu kematian. Karena kematian itu, jika diingat oleh orang yang sedang dalam kesusahan hidup, akan melapangkannya. Dan jika diingat oleh orang yang sedang lapang, akan menyempitkannya.” (HR Al-Bazzar).
Kehidupan setelah kematianlah adalah kehidupan yang sesungguhnya. Setiap muslim yang mengingat kematian tidak akan bergembira berlebihan saat diberi nikmat kesenangan oleh Allah Taala. Ia menyadari bahwa seluruh kesenangan akan terputus saat kematian tiba.
Bahkan, kesenangan akan berganti dengan kesedihan yang berlipat saat ia gunakan untuk kemaksiatan. Orang yang senantiasa mengingat pemutus kenikmatan akan merasa kanaah. Ia akan memanfaatkan waktunya sebaik mungkin untuk mengumpulkan bekal akhirat. Ia tidak mau mati-matian mengejar sesuatu yang tidak bisa dibawa mati. [MNews/RY-YG]
