Muslimah News, NAFAIS TSAMARAT — Firman-Nya, “Dialah yang telah menurunkan, yakni mewujudkan dan memantapkan ketenangan ke dalam hati orang-orang yang mukmin sehingga mereka tidak gentar menghadapi dan memerangi musuh untuk menambah keimanan atas keimanan mereka tentang kebesaran Allah.” (QS Al-Fath: 4).
Ketenangan hati merupakan bagian dari makna kebahagiaan. Hanya Allah Swt. yang berhak menurunkan kebahagiaan pada hamba-Nya dan sedikit sekali orang yang berbahagia atas izinnya.
Syekh Ibnu Taimiyah pernah mengatakan, “Sesungguhnya di dunia ada surga. Siapa pun yang tidak memasuki surga di dunia, ia tidak akan pernah memasuki surga di akhirat.”
Maksud dari kalimat ‘surga di dunia’, yakni pintu-pintu kebahagiaan yang ada di dunia. Bahagia bagi orang yang beriman ialah ketika hatinya dilapangkan oleh Allah Taala. Ini seperti firman-Nya, “Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?” (QS Al-Insyirah: 1). [MNews/RY-YG]
