[Kabar] Di bawah Kepemimpinan Penguasa Ruwaibidah, Jubir: Angkatan Bersenjata dan Kemampuan Militer Umat Sekadar Pamer!

[Kabar] Di bawah Kepemimpinan Penguasa Ruwaibidah, Jubir: Angkatan Bersenjata dan Kemampuan Militer Umat Sekadar Pamer!

Muslimah News, INTERNASIONAL — Media digital dan satelit terus menerus menyiarkan berita tentang latihan militer pasukan besar di ibu kota negara-negara Islam yang memperlihatkan keterampilan, persenjataan, dan pembaruan mereka. Pemberitaan diawali dengan memperlihatkan pasukan yang tidak kekurangan pengalaman, teknologi, atau peralatan yang dibutuhkan oleh negara mana pun untuk menjadi besar, juga prajurit yang kompeten yang dilatih dengan ketat. Memang, prajurit Pakistan, Bangladesh, Mesir, dan Turki menjadi terkenal karena medali emas yang diberikan dalam berbagai kompetisi militer internasional.

Kemudian, pemberitaan diakhiri dengan para ahli militer dan analis strategis, beberapa di antaranya berupa jumlah mereka yang besar. Para ahli ini telah mulai bekerja sebagai analis militer di saluran satelit seolah-olah mereka adalah seniman untuk produksi drama atau profesional media untuk program interaktif. Semua ini tanpa menyebutkan senjata strategis dan rudal balistik, yang dimiliki pasukan ini, mulai dari senjata nuklir hingga rudal balistik antarbenua.

Dalam konteks ini, situs web berbahasa Arab “Youm7” melaporkan, “Pameran Penerbangan dan Antariksa Internasional Mesir” 2024 telah diresmikan, yang berlangsung dari tanggal 3—5 September di Alamein, Mesir. Pameran ini dianggap sebagai acara global yang unik di bidang penerbangan dan antariksa di Afrika dan Timur Tengah. Pertunjukan udara dimulai dengan partisipasi lebih dari 300 perusahaan dan entitas dari produsen penerbangan dan industri antariksa di seluruh dunia yang mewakili lebih dari seratus negara, termasuk Arab Saudi.

Pertunjukan tersebut memperlihatkan berbagai model pesawat sipil, militer, dan berpemandu selama acara berlangsung. Kamera di Pameran Penerbangan dan Antariksa di Alamein memantau keberadaan kendaraan lapis baja baru milik Mesir yang di atasnya tertulis “Proudly Made in Egypt.”

Pesawat Saudi dari seri F-15, pesawat Eurofighter Typhoon, dan sistem perlindungan fasilitas menggunakan kecerdasan buatan dan drone dipamerkan. Ini merupakan tambahan dari tampilan kemampuan tingkat tinggi di bidang desain, pengembangan, produksi, dukungan teknis, pemeliharaan, dan pembuatan suku cadang pesawat F15 -SA. Para hadirin menyaksikan sejumlah pertunjukan udara profesional di sela-sela kegiatan pameran, termasuk pertunjukan udara tunggal untuk pesawat Saudi, Eurofighter Typhoon melalui penampilan beberapa manuver yang ditandai dengan penguasaan dan ketepatan.

Sekadar Pamer

Menanggapi pameran tersebut, juru bicara kelompok dakwah Islam ideologis internasional menyatakan bahwa di bawah kekuasaan pemimpin ruwaibidah, kekuatan militer tersebut hanya pamer. Oleh karena itu, lanjutnya, pantas entitas Yahudi merasa aman dari semua kemampuan dan senjata militer yang dipamerkan oleh negeri=negeri muslim dalam jarak sepelemparan batu dari Gaza, tempat negara Yahudi itu menindas kaum muslim.

“Sebenarnya, pasukan yang tampil dalam pembukaan pameran di Mesir itu cukup untuk menghalangi entitas Yahudi. Begitu juga pasukan yang melakukan pelatihan semacam itu di Sinai dapat digunakan untuk mengancam entitas Yahudi,“ jelasnya.

Ia menyatakan bahwa sejatinya untuk melenyapkan entitas Yahudi cukup dengan pengerahan pasukan atau bahkan sebagian pasukan dari semua pasukan yang ditempatkan di barak mereka di negara-negara Arab dan Islam, baik yang dekat dengan perbatasan entitas mengerikan itu, maupun yang jauh darinya.

Pengkhianatan

Jubir kelompok dakwah tersebut menyampaikan bahwa keheranan dan keterkejutan akan hilang ketika kita mengetahui alasan orang-orang Yahudi tidak takut pada entitas-entitas ini.

“Alasannya adalah pengkhianatan para penguasa Arab dan muslim, dan kepengecutan serta korupsi para komandan pasukan tersebut, “ geramnya.

Hal ini, lanjutnya, memungkinkan entitas Yahudi untuk terus melakukan pelanggarannya. Tampaknya entitas Yahudi tidak akan berhenti sampai mereka benar-benar melenyapkan penduduk Gaza, menghancurkan Masjidilaqsa dan membangun kuil yang mereka duga.

“Wahai para tentara yang tulus di dalam pasukan umat di negeri-negeri muslim dan pasukan negara-negara di sekitar Palestina, terutama pasukan Mesir, Yordania, Turki, dan Pakistan! Anda tentu menyadari bahwa kemampuan pasukan Anda lebih dari cukup untuk membebaskan Tanah Palestina yang suci dan diberkati. Anda mampu untuk membalaskan dendam para janda dan orang-orang yang berduka terhadap orang-orang Yahudi dan mereka yang mendukung dan mengikuti mereka,” serunya.

Ia menegaskan bahwa para tentara muslim itu juga menyadari bahwa satu-satunya rintangan yang menghalangi tercapainya hal ini adalah para penguasa ruwaibidah—yang tidak kompeten—dan para pemimpin militer di negeri muslim yang berkolusi dengan mereka [penguasa ruwaibidah]. Mereka para tentara muslim itu juga mengetahui, bahwa mereka mampu menyingkirkan para pengkhianat ini dalam kepemimpinan militer dan politik.

“Maka ketahuilah bahwa ambisi entitas Yahudi dan tuannya Amerika tidak akan berhenti pada batas atau keuntungan apa pun. Anda akan dimakan pada hari “banteng putih” dimakan, karena Anda hanya menonton. Apakah Anda menunggu sampai orang-orang Yahudi mendominasi, dan entitas mereka meluas antara Sungai Nil dan Sungai Efrat, dan mereka mencapai apa yang mereka impikan dan menyebarkan ambisi mereka di layar televisi, tanpa rasa takut atau malu?” serunya.

Perbaiki Situasi

Ia mengingatkan para tentara muslim untuk segera memperbaiki situasi sebelum Allah Swt. menggantikan mereka dan mereka akan digiring bersama para pemimpin politik dan militer mereka ke kedalaman neraka.

“Wahai para tentara muslim! Para malaikat dan seluruh manusia mengutuk kalian. Kalian memiliki kelompok dakwah ideologis, yang memiliki kemampuan, berpengetahuan, dan maju dalam kepemimpinan politik dan militer umat Islam. Jika kalian memberinya dukungan (nusrah), kalian akan mendirikan negara kalian—Khilafah yang mengikuti metode kenabian—, kalian akan menyelamatkan diri kalian dari api neraka, juga kutukan manusia dan para malaikat,” serunya lantang.

Ia menutup seruannya dengan membacakan ayat Al Qur’an QS Al-Ahzab 66—68:

“Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikan dalam neraka, mereka berkata, ‘Alangkah baiknya, andaikata kami taat kepada Allah dan taat (pula) kepada Rasul.’ Dan mereka berkata, ‘Ya Tuhan kami, kami telah menaati pemimpin-pemimpin dan orang-orang yang kami kasihi, tetapi mereka telah menyesatkan kami dari jalan yang benar. Ya Tuhan kami, berikanlah kepada mereka azab yang dua kali lipat dari Kami dan azablah mereka dengan amat keras.’.” [MNews/AH]

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *