Seorang hamba senantiasa berada di antara kenikmatan dari Allah yang mengharuskan bersyukur atau dosa yang mengharuskan beristigfar. Kedua hal ini adalah perkara yang selalu dialami setiap hamba. Sebabnya, ia senantiasa berada di dalam curahan nikmat dan karunia Allah, serta senantiasa membutuhkan tobat dan istigfar.
