[Nafsiyah] Cintalah yang Membawa Kita Bertemu Allah dan Nabi-Nya

[Nafsiyah] Cintalah yang Membawa Kita Bertemu Allah dan Nabi-Nya

Penulis: Ustaz Hafidz Abdurrahman

Muslimah News, NAFSIYAH — Mengkaji kitab Syarah al-Asbab al-‘Asyrah al-Mujibah li Mahabbatillah Kama Addaha al-Imam Ibn al-Qayyim al-Jauziyyah karya Syekh Dr. Abdul Aziz Musthafa selalu membuat al-faqir tidak kuasa menahan air mata.

Karena cintalah kita bisa dekat dengan Allah dan Rasul-Nya. Dengan melakukan apa saja yang diminta dengan sukarela. Cinta yang jujur, tulus, dan langgeng itulah yang membawa kita menemukan kenikmatan dalam setiap langkah dan amal kita.

Tanpa cinta, raga dan amal kita tidak ubahnya seperti mayat, karena cinta adalah nyawanya. Akan tetapi, cinta tanpa amal juga seperti ruh tanpa raga, tidak nyata. Semu dan bak fatamorgana. Maka, amal menjadi pembuktian cinta kita kepada Allah dan Rasul-Nya.

Makin dalam dan kuat cinta di dalam hati, makin kuat dan istikamah amal kita. Amal yang membuktikan kejujuran, ketulusan, dan kemurnian cinta kita kepada-Nya dan kepada kekasih-Nya, Muhammad Shalla-Llahu ‘alaihi wa sallama.

Cinta dan amal yang akan mengantarkan kita bertemu dengan-Nya, dengan kekasih-Nya, dihimpun dalam ikatan cinta dan amal karenanya.

Meski mungkin amal kita tidak sebanding dengan amal mereka. Itulah mengapa Anas bin Malik seperti mendapat siraman es, benar-benar merasakan kesejukan yang luar biasa saat Nabi Shalla-Llahu ‘alaihi wa sallama bersabda,

فإنك مع من أحببت

“Kamu akan bersama siapa saja yang engkau cintai.”

Semoga dengan cinta ini kita dikumpulkan bersama Nabi di dalam janah-Nya, janah Firdaus al-A’la. [MNews/Gz]

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *