Muslimah News, NAFAIS TSAMARAT — Rasulullah saw bersabda, “Hak Allah atas para hamba adalah hendaknya mereka beribadah kepada-Nya dan tidak mempersekutukan dengan-Nya sesuatu apa pun.” (HR Bukhari dan Muslim).
Ibadah kepada Allah tidak akan diterima tanpa tauhid. Artinya, sebanyak apa pun ibadah dan amal ketaatan, jika terkotori oleh syirik, beribadah kepada selain Allah, semua amal itu akan tertolak. Di antara keutamaan tauhid adalah tauhid menjadi sebab untuk mendapatkan jalan keluar bagi segala bentuk kesulitan dan musibah yang menimpa di dunia maupun di akhirat. Artinya, tauhid akan membuka kemudahan atas kesulitan yang menimpa, begitu juga dapat menolak bahaya yang mengancam hamba. (Syekh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di, Al-Qaul as-Sadid fi Maqashid at-Tauhid).
Besar maupun kecilnya keamanan dan hidayah itu tergantung pada besar maupun kecilnya tauhid dan keimanan yang ada pada diri seorang hamba. Makin sempurna tauhid dan imannya, makin sempurna pula keamanan dan hidayah yang didapatkan olehnya. (Syekh Abdurrahman bin Hasan, Qurratu ‘Uyunil Muwahhiddin, hlm. 10—11). [MNews/RY-YG]
