Penulis: Doni Riw
Muslimah News, NAFSIYAH — Demi masa. Sesungguhnya semua manusia merugi, kecuali waktu yang telah diberikan kepadanya itu dipenuhi dengan iman, digunakan untuk beramal saleh, berdakwah, dan membungkus semua itu dengan kesabaran.
Waktu adalah modal yang diberikan Allah kepada manusia. Dengan modal waktu tersebut, manusia bisa mencari harta, bisa mencari pahala.
Manusia bisa menghabiskan seluruh waktunya hanya untuk mencari harta. Dengan itu ia akan mendapatkan banyak harta, tetapi kehilangan banyak hal lainnya. Itulah orang merugi.
Agar tidak merugi, manusia harus mengatur modal waktu yang telah diamanahkan kepadanya dengan bijaksana.
Seperempat waktu digunakan untuk mencari harta sebagai wasilah bertahan hidup di dunia.
Seperempat waktu digunakan untuk meriayah anak, istri, dan keluarga, serta demi melindungi bumi dari kepunahan manusia.
Seperempat waktu digunakan untuk berdakwah demi peradaban cemerlang dunia di bawah naungan Islam.
Seperempat waktu untuk diri sendiri karena badan juga punya hak untuk istirahat.
Dalam sehari, kita punya modal 24 jam yang sama. Maka kita semua sama-sama bisa mengalokasikan enam jam untuk mencari harta, enam jam untuk dakwah, enam jam untuk keluarga, dan enam jam untuk diri sendiri.
Tidak harus tepat enam jam. Tidak harus pula enam jam berturut-turut tanpa jeda. Tinggal ditata saja dengan leluasa.
Dengan menata waktu semacam itu, Insyaallah kelak kita tidak menyesal sebab merugi tidak bijak dalam mengatur modal waktu yang telah diberikan oleh-Nya.
