Muslimah News, NASIONAL — Ustaz M. Rahmat Kurnia memberikan petuah mengenai “Keluarga Bertakwa, Masuk Surga Bersama” dalam acara Teman Berbuka di Kanal Khilafah Channel Reborn, Senin (27-03-2023). Ustaz Kurnia, begitu beliau disapa, menyampaikan bahwa pasangan suami dan istri itu tidak hanya sehidup semati, tetapi harus sehidup sesurga.
“Salah satu yang dikehendaki kita adalah masuk surga bersama. Kita tidak ingin masuk surga sendirian. Ingin suami, istri, anak, orang tua, semuanya masuk surga bersama. Oleh karenanya, arah yang harus diraih pasangan muslim bukan hanya sehidup semati, tetapi sehidup sesurga,” terang Ustaz Kurnia.
Panggilan Mesra
Ustaz Kurnia mengutip Al-Qur’an surah Al-Zukhruf ayat 70 yang artinya, “Masuklah kamu ke dalam surga, kamu dan pasanganmu akan digembirakan.”
Menurut Ustaz Kurnia, ayat tersebut menyatakan bahwa Allah Taala akan memanggil mesra orang-orang yang saleh. Artinya, Allah Taala memberi tahu kepada kita, orang yang beriman akan dipanggil masuk surga, beserta istrinya.”
Ia menuturkan bahwa suami istri harus sama-sama bertakwa, tidak boleh berbeda satu dengan lainnya, satunya membangkang perintah Allah Taala. “Hal itu perlu agar dapat masuk surga bersama-sama,” tegas Ustaz Kurnia.
Bersama Keluarga
Ustaz Kurnia juga mensyaratkan agar bisa masuk surga masuk bersama-sama artinya harus membentuk keluarga bertakwa.
Ia juga mengutip surah Al-Insyiqaq ayat 7—9, yang artinya, “Adapun orang yang catatannya diberikan dari sebelah kanannya, dia akan dihisab dengan pemeriksaan yang mudah dan ia akan kembali kepada keluarganya (yang sama-sama beriman) dengan gembira.”
Maknanya, ia melanjutkan, mendorong bagi siapa pun, agar dapat menjadikan keluarga yang sama-sama bertakwa dan masuk surga bersama-sama.
“Bayangkan, jika makan bersama keluarga di pantai Carita atau pantai Losari saja sudah menyenangkan, apalagi jika berkumpul di telaga Al-Kautsar, telaga Rasulullah, bersama-sama keluarga pasti lebih bahagia,” ucapnya.
Ustaz Kurnia menegaskan bahwa keluarga harus memiliki ketaatan secara total. “Ringkasnya, harus menyediakan diri kita, keluarga kita, keluarga yang bertakwa. Keluarga yang taat total kepada Allah Taala. Keluarga yang menerapkan Islam kafah, sehingga dengan begitu bahagia dunia dan masuk surga bersama-sama,” tegasnya. (MNews/Hen)
