Muslimah News, NAFAIS TSAMARAT — Firman Allah Taala, “Wahai manusia, Kami akan menguji kalian dengan kesempitan dan kenikmatan untuk menguji iman kalian. Dan hanya kepada Kamilah kalian akan kembali.” (QS Al- Anbiya: 35).
Sesunggunya Allah menguji hamba-Nya dengan kesempitan hingga memunculkan kesedihan. Demikian pula Allah menguji dalam kenikmatan berupa kebahagiaan. Kebahagiaan diciptakan Allah Taala agar manusia menyadari nikmatnya kebahagiaan, sehingga ia bersyukur dan berbagi. Kesedihan diciptakan agar ia tunduk di hadapan Tuhan yang Maha Merahmati dan Mengasihi, serta tidak menyombongkan diri. Kemudian ia mengadu dan berharap di hadapan Allah. Bersimpuh pasrah kepada Tuhan yang Maha Penyayang.
Para pejuang Islam hendaknya menyadari dan memahami ujian keimanan agar tidak larut dalam kesedihan saat berada dalam perjuangan. Demikian pula agar tidak teralihkan dari perjuangan karena terlena kenikmatan duniawi. [MNews/RY-YG]
