[Nafais Tsamarat] Kehilangan Girah

[Nafais Tsamarat] Kehilangan Girah

Muslimah News, NAFAIS TSAMARAT — Buya Hamka pernah berkata,“Apabila girah telah tidak ada lagi, ucapkanlah takbir empat kali ke dalam tubuh umat Islam itu. Kencangkanlah kain kafannya, lalu masukkan ke dalam keranda dan antarkan ke kuburan. Jika agamamu, nabimu, dan kitabmu dihina, kamu berdiam diri saja, jelaslah girah telah hilang dari dirimu. Jika girah telah hilang dari hati, gantinya hanya satu, yaitu kain kafan tiga lapis. Sebabnya, kehilangan girah sama dengan mati.” (Girah: Cemburu karena Allah, cet.1, 2015).

Kasus demi kasus penistaan agama bak tumpukkan berkas menggunung yang tidak bisa dituntaskan. Negara tidak menjadikan Islam sebagai sumber aturan sehingga semua perkara susah diselesaikan. Masih adakah girah umat Islam untuk membela din-Nya? Sesungguhnya berdiam diri ketika Islam dihinakan termasuk dosa.

Islam satu-satunya yang mampu melindungi umat dan ajaran Islam dari penistaan agama. Kehidupan di antara sesama pemeluk agama akan dapat berjalan harmonis. Tidak akan ditemukan penguasa yang lemah menghadapi para penista agama. [MNews/RY-YG]

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *