Muslimah News, NASIONAL — Membincang tentang keluarga sakinah, mawadah, wa rahmah, Ustaz M. Rahmat Kurnia dalam “Keluarga SAMAWA Adalah Keluarga yang Ahlul Qur’an” di kanal Khilafah Channel Reborn, Senin (10-4-2023) membagikan tips agar dapat mewujudkan hal tersebut.
Ia menyampaikan tentu kita menginginkan keluarga sakinah, mawadah, dan rahmah. “Sakinah artinya ketenangan, ketenteraman, dan kedamaian yang basisnya adalah Islam serta lahir dari rasa cinta dan kasih sayang, baik dalam keadaan senang maupun susah, dalam keadaan sulit maupun mudah,” ujarnya.
Turunnya Sakinah dan Rahmah
Kemudian, Ustaz Rahmat Kurnia mengutip sabda Rasulullah, “Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah membaca Kitabullah {Al-Qur’an) dan saling mengajarkan satu dan lainnya melainkan akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), akan dinaungi rahmat, akan dikeliling para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi makhluk yang dimuliakan di sisi-Nya.” (HR. Muslim, no. 2699).
Ada yang menarik, ungkap Ustaz Rahmat Kurnia, ketika Al-Qur’an dipelajari, maka akan turun sakinah dan rahmah. “Jadi kalau kita atau keluarga kita jauh dari Al-Qur’an, maka bagaimana mungkin sakinah dan rahmah itu akan turun? Tidak mungkin. Ini karena sakinah turun bersamaan dengan Al-Qur’an. Hanya orang-orang yang dekat dengan Al-Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkannya yang akan turun sakinah dan rahmah kepada mereka,” nasihatnya.
Ini artinya, ia menambahkan, kalau kita bercita-cita ingin menjadi keluarga sakinah, mawadah, wa rahmah, maka yang tidak boleh dilupakan adalah keluarga itu harus menjadi ahlul Qur’an dengan membaca Al-Qur’an, mendalaminya, dan mengamalkannya.
“Bahkan, lebih daripada itu, malaikat akan turun kepada kaum itu, termasuk keluarga kita. Meskipun tidak viral di mata dunia, tetapi akan viral di forum malaikat. Allah akan menyebut nama-nama kaum itu, termasuk keluarga kita pada forum tersebut,” ungkapnya.
Oleh karena itu, ia kembali menekankan, salah satu kunci turunnya sakinah, mawadah, wa rahmah adalah keluarga tersebut harus menjadi ahlul Qur’an. [MNews/Ruh]
