[Nafais Tsamarat] Amalan Orang Gila

[Nafais Tsamarat] Amalan Orang Gila

Muslimah News, NAFAIS TSAMARAT — Mu’adz bin Jabal pernah berkata, “Ilmu adalah pemimpin amal dan amalan itu berada di belakang setelah adanya ilmu.” (Al Amrub il Ma’ruf Nahyu ‘anil Mungkar, hlm.5).

Akibat tidak berilmu, seseorang akan membuat-buat ibadah tanpa tuntunan sehingga amalannya menjadi tidak sah. Akibat malas mempelajari agama, seorang muslim bisa terjerumus ke dalam kemaksiatan. Al Muhallah rahimahullah pun mengatakan, “Amalan yang bermanfaat adalah amalan yang terlebih dahulu didahului dengan ilmu. Amalan yang di dalamnya tidak terdapat niat, ingin mengharapkan ganjaran, dan merasa telah berbuat ikhlas, maka ini bukanlah amalan (karena tidak didahului dengan ilmu). Sesungguhnya yang dilakukan hanyalah seperti amalannya orang gila yang pena diangkat dari dirinya. (Syarah Al Bukhari libni Baththol, 1/144).

Jika ada seorang muslim yang meremehkan ilmu dan beramal tanpa mengetahui ilmunya, ia bisa tergolong melakukan amalan orang gila. Sungguh, seharusnya hal ini menjadi alarm bagi setiap pengemban dakwah untuk terus menambah pemahaman atas agama yang sedang mereka dakwahkan ke tengah umat. [MNews/RY-YG]

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *