Penulis: Chusnatul Jannah
Muslimah News, KISAH INSPIRATIF — Terdapat banyak perawi hadis di kalangan sahabat perempuan Rasulullah ﷺ. Salah satu dari mereka ialah Ummu Hisyam binti Haritsah, putri dari Haritsah bin Nu’man, seorang dari sahabat Nabi saw. yang termasuk ke dalam golongan orang-orang yang masuk Islam pada masa awal Islam. Seperti apa sosok Ummu Hisyam ini?
Semangat Tinggi Belajar Islam
Salah satu sosok shahabiyah yang hidup pada masa awal-awal Islam adalah Ummu Hisyam binti Haritsah. Sosok ulama perempuan yang hidup satu masa dengan Rasulullah ﷺ. Ia merupakan sahabat yang masuk dalam peristiwa Baiat Ridwan (peristiwa ketika Rasulullah saw. dan para sahabat melakukan baiat di bawah pohon dekat Makkah).
Ummu Hisyam adalah pribadi yang taat dan patuh pada ajaran Islam. Ia sangat bersemangat mempelajari Islam. Ia tidak mudah menyerah dalam menghafal Al-Qur’an dan hadis, sehingga ia menjadi penghafal Al-Qur’an dan meriwayatkan beberapa hadis Rasulullah ﷺ. Keteguhan Ummu Hisyam pada Islam tidak bisa dilepaskan dari sosok sang ayah. Haritsah merupakan sahabat dekat Rasulullah ﷺ, bahkan ia mengikuti ajaran Rasulullah saw. jauh sebelum Islam dikenal di Madinah.
Haritsah pernah memberikan tanah dan rumahnya kepada Rasulullah saw. saat rombongan beliau tiba di Madinah. Oleh karena itulah, rumah mereka berdekatan dengan kediaman Rasulullah ﷺ. Para ulama mengatakan bahwa keluarga Haritsah selalu menjaga dan mengetahui kondisi Rasulullah ﷺ. Hal ini menjadi indikasi bahwa keluarga Rasulullah dan Haritsah memang dekat. Dengan demikian, tidak mengherankan apabila Rasulullah dan Haritsah memiliki hubungan persahabatan yang baik.
Rasulullah saw. pun pernah bermimpi berada di surga dengan mendengar seseorang membaca Al-Qur’an. “Lalu aku bertanya, ‘Siapa ia?’ Mereka menjawab, ‘Ia adalah Haritsah bin Nu’man.’ Itulah balasan berbakti kepada orang tua.”
Perawi Sepuluh Hadis
Ummu Hisyam memiliki jiwa belajar yang tinggi kepada Rasulullah ﷺ. Ia juga dikenal sebagai perempuan cerdas. Beberapa sahabat meriwayatkan hadis dari Ummu Hisyam, seperti Muhammad bin Abdurrahman bin As’ad Zurarah, Yahya bin Abdullah, dan Hubaib bin Abdurrahman bin Yasaf. Jumlah hadis yang diriwayatkan oleh Ummu Hisyam sebanyak 10 hadis.
Dalam suatu riwayat juga disebutkan bahwa Ummu Hisyam mampu menghafal surah Qaf langsung dari Rasulullah ﷺ. “Aku menghafal surah Qaf tidak lain dari lisan Rasulullah. Beliau membaca setiap Jumat di atas mimbar saat menyampaikan khotbah.” Imam Nawawi memaknai hadis tersebut dan mengatakan bahwa Rasulullah saw. memilih surah Qaf dengan membacanya saat berkhotbah. Surah itu dipilih lantaran mengandung penjelasan tentang kebangkitan, kematian, dan larangan yang tegas.
Khatimah
Semoga kita bisa mengambil hikmah dari kisah singkat Ummu Hisyam, yakni menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim. Rasulullah ﷺ bersabda, ”Orang yang menempuh perjalanan untuk mencari ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga. Para malaikat meletakkan sayapnya sebagai tanda senang kepada orang yang mencari ilmu. Orang yang mencari ilmu akan dimintakan ampun oleh penduduk langit dan penduduk bumi sampai ikan-ikan pun ikut beristigfar untuknya. Keutamaan orang yang berilmu dibandingkan ahli ibadah seperti keutamaan bulan dibandingkan bintang lainnya.” [MNews/YG]
