[Kabar] RATU Sulawesi Selatan, Muhasabah atas Kondisi Generasi Muda yang Makin Jauh dari Agama

[Kabar] RATU Sulawesi Selatan, Muhasabah atas Kondisi Generasi Muda yang Makin Jauh dari Agama

Muslimah News, LENSA DAERAH — Sabtu (31-12-2022) tepat pukul 09.30 WITA, muslimah di berbagai wilayah Sulawesi Selatan seperti Maros dan Makassar membuka event Risalah Akhir Tahun (RATU) 2022. Event yang mengusung tema “Peduli Generasi Pemimpin Umat” ini digelar sebagai bentuk muhasabah atas kondisi generasi muda yang makin jauh dari agama.

Banyak kalangan hadir di acara ini, mulai dari dokter, guru, dosen, mubaligo, masyarakat, mahasiswa bahkan pelajar pun ikut andil dalam agenda spektakuler yang diselenggarakan serempak bersama 80 ribu lebih muslimah lain di seluruh wilayah Indonesia.

“Adanya keberagaman ini menjadi momen yang tepat untuk menyatukan pemikiran dan menyamakan persepsi bahwa hanya Islam kafahlah yang mampu menyelamatkan generasi penerus umat,” ujar panitia setempat.

Saat acara berlangsung tutur panitia, berulang kali seisi ruangan menggemakan takbir, tanda terbakarnya semangat mereka. Namun dalam beberapa momen, atmosfer berubah menjadi haru, beberapa bahkan menangis, menyadari betapa generasi hari ini sudah sedemikian rusak, lemah, dan rapuh.

“Para pembicara menyuarakan satu hal yang sama, tidak boleh berdiam diri, tetapi harus berani menyuarakan kebenaran bahwa generasi yang telah rusak hari ini memerlukan Islam untuk mengembalikan mereka pada jalur yang benar, agar tidak hanya selamat di dunia, namun juga selamat di akhirat,” jelas panitia.

Fakta-fakta yang disampaikan para pembicara, lanjutnya, membuat hati terenyuh, menambah luasnya wawasan dan membuka pikiran. Derasnya arus kapitalisme sekularisme membuat generasi makin jauh dari Islam bahkan cenderung malu menampakkan identitasnya sebagai muslim. Para generasi muda diaruskan agar mereka hidup hanya untuk mengejar viral dan cuan.

Di akhir acara beberapa peserta memberikan pernyataan. “Mudah mudahan dengan kebersamaan kita di sini makin menguatkan kita untuk memperjuangkan syariah Islam kafah di bawah naungan Khilafah Islamiah,” tutur salah seorang peserta.

Panitia berharap, dengan adanya event ini umat makin peduli dengan kondisi generasi Islam khususnya pemuda sehingga mereka bisa menjadi pemimpin umat, dan turut memperjuangkan Islam kafah sebagai solusi untuk setiap problematika umat.[MNews/IA]

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *