Penulis: Ummu Naira Asfa
Muslimah News, KELUARGA — Menjadi ibu yang dicintai dan dirindukan anak adalah keinginan semua orang tua. Namun, tidak semua ibu bisa mendapatkannya maka ketika anak-anak dekat dengan kita sebagai ibunya, itu adalah anugerah yang perlu kita syukuri. Bagaimana caranya agar kita bisa menjadi ibu yang dirindukan dan dicintai oleh anak? Berikut beberapa tipsnya.
Pertama, jadilah ibu yang baik. Bagaimana caranya? Ibu tidak emosional, tidak suka memarahi anak, belajar untuk memanajemen emosi sebaik mungkin, terlepas bagaimanapun kesibukan dan kepenatan yang mungkin kita alami setiap hari.
Nah, ini perlu latihan, latihan, dan latihan. Kita upayakan jika tidak mampu menahan marah, sewajarnya saja. Anak-anak cukup tahu kalau ibunya sedang marah. Jangan sampai menimbulkan kebencian pada diri anak.
Kita perlu menjelaskan kenapa kita marah dan apa harapan kita kepada anak. Upayakan untuk selalu mengusap kepala anak kita setelah kita selesai mengutarakan unek-unek kita sebagai orang tua.
Kedua, jadilah ibu yang asyik. Ini adalah nilai plus tersendiri karena bisa jadi kita sudah menjadi ibu yang baik, tetapi untuk menjadi Ibu yang asyik itu perlu latihan skill tambahan lagi.
Contohnya, ibu berusaha dekat dengan anak, tidak cuek, tahu pergaulan anak, baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Ibu tahu siapa teman-teman anaknya, ibu tahu apakah anak sedang ada masalah, dengan siapa dia bermasalah, siapa teman dekatnya, siapa teman curhatnya ketika di luar rumah, di sekolah dan seterusnya.
Untuk menjadi ibu yang asyik, kita juga perlu melek teknologi seperti gadget, melek media sosial supaya kita tahu bagaimana pergaulan anak-anak kita di Facebook, Instagram, Telegram, dan media sosial lainnya.
Bukan bermaksud untuk memata-matai setiap saat, tetapi setidaknya kita bisa mengawasi dan mengontrol pergaulan anak-anak kita, yang memang pada detik ini sangat rawan dengan berbagai macam kejahatan orang-orang asing.
Seperti contohnya kasus pelecehan seksual di dunia maya akibat pergaulan bebas, penyimpangan seksual L687 yang sekarang gencar dipromosikan oleh para pegiatnya, dll. Oleh karena itu, kita juga harus belajar untuk menjadi ibu yang asyik sehingga bisa menjadi teman curhat anak, menjadi teman menumpahkan unek-unek atau permasalahan mereka sehingga mereka mendapatkan solusi yang dibutuhkan.
Ketiga, menjadi ibu yang memorable, baik memorable moment maupun memorable skill. Memorable moment maksudnya seorang ibu pandai mengambil momen. Contohnya ketika anak bersedih, saat itu kita berusaha hadir untuk mereka, setidaknya mendengarkan keluh-kesah untuk menghibur mereka.
Termasuk ketika mereka mendapatkan prestasi maka kita juga berusaha hadir pada momen berharga itu. Misalnya ketika mereka mendapatkan juara 1 atau mendapatkan prestasi atau memenangkan lomba maka kita berusaha untuk hadir di sana mendampingi anak-anak atau melihat dan mereka juga melihat bahwasanya kita hadir untuk mereka.
Adapun memorable skill itu berkaitan dengan skill ibu di rumah yang sangat diingat anak. Contoh, bisa masak. Kita upayakan agar kita bisa masak yang enak sehingga itu menjadi kenangan yang manis untuk anak-anak kita suatu saat.
Yang terakhir, agar menjadi ibu yang dirindukan dan dicintai oleh anak-anak kita maka ajak mereka berdakwah di tengah-tengah umat. Misalnya, ajak mereka ikut berdakwah mengisi majelis taklim, kunjungan kepada tokoh umat, atau menghadiri pengajian-pengajian. Harapannya, anak-anak akan senang mengikuti pengajian dan hati mereka dekat dengan masjid. Amin.
Doakan anak-anak kita supaya nanti ketika mereka dewasa juga menjadi pejuang-pejuang dakwah, pejuang-pejuang Islam yang andal dan tangguh, yang memiliki wawasan politik yang tinggi. Semoga mereka menjadi pendakwah politis yang bisa diandalkan umat.
Semoga doa-doa kita di sepanjang malam menjadi senjata yang ampuh untuk mendekatkan hati dengan anak-anak kita dan juga tentunya mendekatkan hati anak-anak kita dengan Allah Swt. Semoga Allah berkenan mengabulkan doa-doa kita semua. Amin. Wallahualam. [MNews/Has]
*)diolah dari ceramah Ustaz Bendri Jaisyurrahman

Semoga kita bisa menjadi ibu yg terbaik bg anak2 kita aamiin