[Nafais Tsamarat] Hawa Nafsu

[Nafais Tsamarat] Hawa Nafsu

Muslimah News, NAFAIS TSAMARAT — Allah Taala berfirman, “Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat)? Maka mengapa kalian tidak mengambil pelajaran?” (QS Al-Jaatsiyah: 32).

Ibnul Qoyyim al-Jauziyyah rahimahullah menjelaskan bahwa hawa nafsu diciptakan ada dalam diri manusia guna menjaga kelangsungan hidupnya. Sebabnya, kalaulah tidak ada nafsu makan, minum, dan menikah, tentulah manusia akan mati dan punah karena tidak makan, minum, dan menikah. Hawa nafsu mendorong manusia meraih perkara yang diinginkannya, sedangkan marah mencegahnya dari perkara yang mengganggunya dalam kehidupannya. Oleh karenanya, tidak selayaknya hawa nafsu dicela atau dipuji secara mutlak tanpa pengecualian. Sebagaimana marah tidak boleh dicela atau dipuji secara mutlak. (Asbabut Takhallaush Minal Hawa). [MNews/RY-YG]

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *